Hallo Bride & Groom,

Bagaimana persiapan pernikahannya? Masih bingung memilih Wedding Flower yang tepat untuk dekorasi pernikahan?

Merupakan impian setiap calon pengantin untuk tampil beda di hari pernikahannya. Tidak hanya lewat makeup, jas, dan gaun pengantin, namun juga melalui kehadiran bunga pernikahan yang menggambarkan style masing-masing pengantin.

Kira-kira bunga jenis apa yang cocok untuk pernikahanmu: klasik atau trendy? Penuh warna atau netral? Besar atau kecil?

Jika jawabannya masih berkisar pada ‘Saya bahkan tidak tahu harus mulai dari mana’, kami akan membantu mempersempit pilihan dengan 10 wedding flower tercantik, abadi, serta terpopuler sepanjang masa seperti disadur bebas dari The Knot.

Mawar

Wedding Flower Bunga Mawar

Sebagai simbol cinta dan keindahan, bunga mawar hadir di banyak dongeng dan mitos. Penulis dan penyair romantis telah menggunakan bunga ini sebagai metafora dari emosi, keindahan, gairah, dan cinta sejati.

Hadir dalam aneka warna, bunga mawar atau rose tak pernah membosankan untuk dipandang. Bunga ini pun menciptakan aroma mewah di setiap ruangan, meskipun beberapa jenisnya tidak berbau harum.

Tiga jenis mawar yang paling populer digunakan sebagai wedding flower adalah hybrid tea rose (mawar klasik), spray rose, dan garden rose.

Tulip

Wedding Flower Bunga Tulip

Jenis bunga yang tumbuh subur di Belanda ini secara umum menjadi simbol ‘cinta yang sempurna’. Bunga tulip tumbuh dengan aneka warna, termasuk putih dan cream, pastel (pink, kuning, dan peach), serta warna-warna cerah (magenta, merah, jingga, dan ungu).

Kehadiran bunga tulip mampu membuat dekorasi pernikahan terlihat elegan, ataupun memberi kesan sederhana, dan cocok digunakan untuk sebagian besar detail – mulai dari buket pernikahan, bunga jas, hingga bunga meja.

Tiga jenis bunga tulip yang umum digunakan di pernikahan: Dutch tulip, French tulip, parrot tulip.

Calla Lily

Wedding Flower Bunga Lily

Bunga calla lily atau arum lily memiliki penampilan elegan, berbentuk terompet, dan berasal dari Afrika. Dalam bahasa bunga, calla lily menjadi simbol ‘magnificent beauty’ (keindahan yang luar biasa).

Dua jenis yang umum ditemukan adalah bunga calla lily berkepala besar dengan batang panjang dan halus yang cocok untuk buket atau dekorasi berukuran tinggi, serta jenis miniatur yang berukuran lebih kecil.

Meskipun hadir dalam beberapa warna seperti kuning, jingga, serta ungu tua, namun bunga calla lily berwarna cream ivory yang paling umum digunakan sebagai wedding flower.

Lily of the Valley

Wedding Flower Bunga Lily of The Valley

Beraroma segar, bunga berbentuk lonceng ukuran kecil yang terkadang disebut ‘the ladder of heaven’ ini menjadi salah satu bunga pilihan yang digunakan dalam royal wedding Kate Middleton di tahun 2011. Karena harganya yang cukup mahal, bunga lily of the valley biasanya digunakan dalam jumlah terbatas untuk mempercantik buket pernikahan.

Hydrangeas

Wedding Flower Bunga Hydrangeas

Bunga hydrangeas kaya akan pilihan warna – pink, biru, burgundy, dan ungu. Sementara warna yang paling populer digunakan untuk dekorasi pernikahan adalah bubble-gum pink atau biru langit.

Bunga yang dalam bahasa bunga Victorian mewakili ‘keangkuhan’ ini biasanya digunakan sebagai pengisi saat menata bunga dan buket, serta beberapa tangkai dapat diatur untuk menciptakan boutonniere yang menawan.

Peony

Wedding Flower Bunga Peony

Bunga yang harum dengan warna cerah ini memiliki makna ‘pemalu’ menurut bahasa bunga Victorian. Kecantikan bunga ini membuatnya cocok dipilih sebagai bunga tunggal dalam sebuah buket bunga, tanpa kehadiran jenis bunga lainnya.

Ranunculus

Wedding Flower Bunga Ranunculus

Bunga ranunculus menjadi alternatif tepat sebagai pengganti mawar atau peony dengan biaya yang lebih efisien. Memiliki makna ‘I am dazzled by your charms’ (saya terpesona dengan pesona Anda), ranunculus tampil alami dalam buket mempelai wanita atau bridesmaid, juga cocok untuk rancangan boutonniere.

Stephanotis

Wedding Flower Bunga Stephanotis

Memiliki makna ‘kebahagiaan pernikahan’ membuat bunga stephanotis menjadi pilihan tepat untuk dekorasi pernikahan. Bunga ini memiliki sedikit aroma dan tersedia sepanjang tahun.

Buket bunga stephanotis tampil sebagai salah satu buket pernikahan yang paling tradisional.
Sedangkan boutonniere stephanotis merupakan pilihan klasik untuk pernikahan formal.

Sweet Pea

Wedding Flower Bunga Sweet Pea

Memiliki aroma seperti permen, bunga sweet pea umumnya menjadi favorit untuk merangkai buket bernuansa ‘old fashioned’ untuk pengantin wanita ataupun bridesmaids. Bunga yang memiliki makna ‘kesenangan abadi’ ini tersedia dalam berbagai pilihan warna, dari warna putih hingga pink dan ungu tua.

Gardenia

Wedding Flower Bunga Gardenia

Dikelilingi daun berwarna hijau gelap dengan lapisan seperti lilin, bunga gardenia memiliki aroma yang kuat. Bunga jenis ini cocok digunakan dalam rangkaian buket atau sebagai centerpiece.

Gardenia juga sering digunakan sebagai corsage, boutonniere, atau aksesoris rambut. Namun untuk menggunakan bunga mahal ini diperlukan ketelitian mengingat kelopaknya yang mudah memar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here